New Book In Home

  • City Of Bones - Cassandra Clare
  • Shadow And Bone - Leigh Bardugo
  • Rise of The Evening Star - Brandon Mull
  • Grip of The Shadow Plague - Brandon Mull
  • City of Ashes - Cassandra Clare
  • City Of Glass - - Cassandra Clare
  • Serpent Shadow - Rick Riordan
  • Ruby Red - Kerstin Gier
  • Nicholas Flamel #1 - The Alchemist - Michael Scott
  • Nicholas Flamel #2 - The Magician - Michael Scott
  • Nicholas Flamel #3 - The Sorcerers - Michael Scott
  • Nicholas Flamel #4 - The Necromancer - Michael Scott
  • Nicholas Flamel #5 - The Warlock - Michael Scott

Monday, February 3, 2014

RESENSI Lockwood & Co : The Screaming Staircase - Jonathan Stroud

Sebentar , bernapas lega dulu setelah mengalami petualangan supernatural yang bener-bener bikin parno disaat kegelapan malam datang atau disaat harus menjaga rumah sendirian :3

Tapi serius , pas ngebaca buku ini bener2 bikin parno loh .. Lanjut aja ke reviewnya .

Ceritanya mengambil tema yang ga mainstream , kalo sekarang ini penulis lagi seneng menuliskan sebuah cerita distopia , fantasi yang penuh makhluk mitologi , atau kisah2 fantasi berbalut romansa ala anak muda , tapi Jonathan Stroud nggak mengambil semua tema itu . Ia malah mengambil tema yang bisa dibilang jarang , yaitu Horror yang berbalut twist sehingga kesan detektif nya juga kerasa banget .

Bukunya sendiri bercerita bahwa selama lima puluh tahun lebih , di Inggris terjadi wabah hantu. Seorang penyelidik paranormal , Lucy Carlyle , bergabung dengan sebuah agensi pembasmi hantu paling kecil , bernama Lockwood & Co yang dipimpin oleh Anthony Lockwood.

Suatu ketika kasus mereka berakhir kekacauan dan mungkin saja mengakibatkan agensi mereka harus ditutup , tapi sayangnya kasus yang mungkin menyelematkan agensi mereka juga berpotensi mengakhiri hidup mereka selamanya.

----

Point of View di buku ini adalah sudut pandang orang pertama seperti novel Jo Stroud lainnya , cuma bedanya nggak akan ada pergantian tokoh ' aku ' di bab selanjutnya.

Sejak halaman pertama buku ini , nuansa spookynya sudah bisa dirasakan , Narasi yang ditulis oleh Jonathan Stroud memancing imajinasi pembaca dan ditulis dengan sangat indah. Jonathan Stroud sekali lagi berhasil membuat saya terkagum dengan kepiawaiannya menulis buku , setiap kata bener-bener memancing imajinasi atau kadang memancing tawa dengan humor-humor konyol di beberapa percakapan antar tokoh.

Penokohannya pas banget , Lockwood yang penuh karismatik , dan keren . George si gendut yang konyol serta tokoh Lucy , tokoh wanita yang kuat dan nggak cengeng. Mereka bertiga dipertemukan dengan pas , dan akhirnya apik banget.

Alurnya sendiri cukup cepat jadi nggak akan kerasa kalo buku ini udah abis dibaca . Alurnya sendiri membangun ketegangan tersendiri.

Dan diakhir cerita ada yang cukup mengejutkan dan bernuansa detektifnya makin kerasa , adanya pengungkapan kunci misteri selama ini. Twistnya cukup keren dan ya walau udah kebaca menjelang akhir tentang kasus itu sih. Tapi keren aja
Selain itu ada juga istilah yang ga asing untuk kita seperti Scotland Yard yang sekarang menjadi markas besar DEPRAC , yang dulu menjadi markas dari Hercule Poirot nya Agatha Christie ( ralat kalo salah )

Saya ingat ada beberapa kejadian unik saat membaca buku ini , seperti tiba-tiba mati lampu saat membaca bagian keempat buku ini . Seketika horrornya langsung dapet banget dan alhasil memilih tidur daripada diam dalam keheningan :)

Satu yang cukup menganggu bagi saya adalah bagian kosakatanya , dalam cerita dituliskan dengan bahasa indonesia , tetapi di bagian glosarium dituliskan dalam bahasa inggris lalu sebelahnya bahasa indonesia . Itu cukup menganggu . Misalnya saat saya mencari definisi Kabut Hantu - saya harus mencari dulu berdasarkan bahasa inggrisnya. Saya sih berharap di buku keduanya ditulis dulu dengan bahasa indonesia baru bahasa inggrisnya disebelahnya -
contoh : Kabut Hantu ( Ghost Fog )

Seandainya saja buku ini di film in pasti nggak akan kalah dari The Conjuring . Pasti .

Dan akhir kata , siapkanlah garam atau besi saat membaca buku ini atau saat kamu tinggal sendirian di rumah saat malam hari .. Karena Pengunjung bisa ada di sekitar kamu ketika kegelapan menyerang

Rating : 4.75/5



Sunday, December 29, 2013

RESENSI : THE 5TH WAVE - RICK YANCEY

Akhirnya bisa posting resensi buku yang keren ini juga . Oke langsung aja kita mulai

------------------------------------------------------

Sinopsis :

Setelah Gelombang 1, hanya kegelapan yang tersisa.
Setelah Gelombang 2, hanya orang-orang beruntung yang lolos.
Dan setelah Gelombang 3, hanya yang tidak beruntung yang bertahan.
Setelah Gelombang 4, hanya ada satu peraturan: JANGAN PERCAYA PADA SIAPA PUN.

Alien menyerbu Bumi dan menyapu habis manusia dalam beberapa gelombang. Cassie berhasil bertahan sejauh ini. Menurutnya, untuk tetap hidup, ia harus sendirian. Sampai ia bertemu Evan Walker. Cowok misterius itu mungkin satu-satunya harapan Cassie untuk menyelamatkan adiknya—atau bahkan menyelamatkan dirinya sendiri. Namun, Cassie harus memilih antara percaya atau putus asa, melawan atau menyerah, hidup atau mati.


-----------------------------------------------------

Setelah membaca sinopsis di halaman belakang , ada 2 kata yang muncul di benak saya : THE HOST !

Dari segi konsep mirip : ALIEN
lalu ada juga cerita si tokoh utama bertemu COWOK ASING
dan tentang PENYELAMATAN ADIK ?
Sound familiar ?

Ya , memang mirip . Tapi pada kenyataannya keduanya berbeda. The host mengedapankan unsur romance sementara The 5 th wave mengedepankan unsur action.

Kita bahas saja langsung :

Alur : Boleh dibilang alurnya maju dan mundur . Dalam setiap bab ada kalanya , kita diajak ke masa lalu untuk melihat bagaimana proses invasi alien itu terjadi. Tapi ada kalanya kita diajak untuk melanjutkan petualangan casey dan ben .  Walau demikian perlu diakui , alurnya agak lambat dan sometimes bikin saya gregetan pengen ngeskip aja satu bagian

Plot : boleh dibilang tema yang diambil cukup unik dan cukup jarang yaitu Sci-fi . Ditambah aksi2 seru yang dibalut dengan narasi yang asik membuat pembaca terus nyari tahu gimana akhirnya. Dengan twist disana sini dan kejutan-kejutan yang akan muncul di tengah-tengah cerita , membuat kita bertanya-tanya ' Siapakah musuh yang sebenarnya ? '

Tokoh : Penokohannya disini perlu diketahui ada dua " AKU " yang berbeda , ( karena dari yang saya denger2 nih , banyak yang bingung dengan aku nya siapa ) , yang pertama Aku oleh Cassie , dan yang kedua Aku oleh Ben / Zombie .

Tapi overall saya suka banget ceritanya . Memang ada romancenya , tapi tidak seromance the host . Dan lebih banyak aksinya daripada The Host. Jadi kalau masih ada yang bilang 5th Wave itu copi dari The Host , maaf anda salah besar :)

Score : 8.2/10

RESENSI : THE CUCKOO'S CALLING ( DEKUT BURUNG KUKUK )

Yup , akhirnya selesai juga membaca buku ini dan tiba waktunya menulis resensi tentang buku yang ditulis oleh penulis terkenal JK ROWLING yang menggunakan nama alias sebagai ROBERT GALBRAITH .

Oke , pertama saya mau memberikan apresiasi buat mom Rowling yang lagi-lagi mampu memukau saya di buku terbarunya , The Cuckoo's Calling.

Setelah novel Fantasi terbesarnya , Harry Potter selesai tentu banyak anggapan ia akan kesulitan menulis novel bergenre sama yang akan lebih besar lagi dari Harry Potter atau ada anggapan ia akan sulit keluar dari zona amannya di dunia fantasinya .

Nyatanya ? Ia menulis sebuah buku bergenre politik yang khas dengan isu politik , konflik , perebutan kekuasaan , The Casual Vacancy , yang ternyata ditulis dengan pintar dan memukau.

Kemudian , tidak sampai setahun , secara mengejutkan ia mengeluarkan sebuah novel bertemakan kriminal dan detektif , satu pertanyaan yang muncul di benak saya adalah " Apakah dia bisa membangun sebuah plot kriminal dilengkapi dengan konflik yang lebih pelik ? "

Dan Jawabannya saya temukan hari ini , setelah saya selesai membaca novel ini .

Pertama , novel ini mengingatkan saya bahwa saya pernah menyukai novel-novel bertemakan krimanal dan detektif dahulu. Saya pernah menggemari karya-karya dari Ratu Kriminal , Agatha Christie dan saat membacanya saya kembali dibawa kemomen-momen itu walau dengan narasi yang lebih dewasa dan lebih masa kini.
Kedua , Rowling berhasil menghidupkan satu karakter detektif baru , Cormoran Strike setelah selama ini karakter Sherlock , Hercule Poirot mendominasi . Bagi saya , ini awal yang bagus mengingat mungkin saja ada seri berikutnya.

Oke masuk ke masalah bukunya .

Sebelumnya saya mau menjelaskan bahwa buku ini terbagi ke dalam 5 bagian + 1 epilog ( yaiyalah , epilog cuma satu -__- #abaikan )

Alur : Alurnya sangat lambat di awal , membuat saya seringkali menguap saat membacanya , atau seringkali tidak tahan untuk menutup bukunya dahulu sambil melakukan aktivitas lain. Tapi semakin anda membuka buku ini jauh lebih dalam , jauh lebih dalam , anda akan terhipnotis dengan ketegangan yang terbangun di belakangnya.

Plot : Plot yang indah untuk sebuah novel debutan dari seorang penulis novel fantasi. Sedari awal kita diberikan premis bahwa Lula Landry bunuh diri dan premis itu terus tertanam sampai di di pertengahan buku yang membangun twist baru , ' kalau bukan bunuh diri , siapa pembunuhnya ' . Nggak cuman itu sedari awal kita diajak ikut berpikir mengenai siapa pembunuhnya , tanpa ada satu kunci terangpun yang menunjukan siapa pelakunya , everyone possible to kill her . Dan apakah benar Lula dibunuh , atau tidak dapat ditemukan di akhir buku ini . saya ga mau spoiler ke pembaca :)

Solving : Bisa dibilang endingnya antara memuaskan dan  tidak antiklimaks. Memuaskannya karena hasilnya sesuai dugaan saya di awal , tinggal satu , kenapa .. Dan disitulah antiklimaksnya menurut saya , entah karena saya berharap penyelesaian yang spesial atau lebih membuat kejutan , tapi penyelesaiannya agak terlalu umum dan dengan trik yang biasa saya baca di novel Agatha Christie . Oh , I wish something different and shocking solving seperti saat saya membaca Buku Catatan Josephine dari Agatha Christie .

Tapi ya sudahlah , ini adalah novel debut , kalau ada satu dua kekurangan iu sangat biasa . Ditambah kecerdasan di plot yang patut diapresiasi .

Tapi saya menarik 3 kesimpulan yang mungkin berguna untuk pembaca :

1. Karena alur yang cenderung lambat , di dua bagian pertama buku ini ditambah beberapa bab di bagian ketiga cenderung membosankan. Itu saya rasakan saat saya berkali-kali menutup buku ini karena mata saya terlalu lelah . Tapi mungkin juga karena font yang dipakai terlalu kecil , membuat mata cepat lelah membacanya.
2. Memasuki pertengahan bagian ketiga , saat ada tokoh penting yang muncul , ketegangan mulai terbangun , yang membuat saya pribadi ingin cepat-cepat mengakhiri buku ini dengan mengetahui semua jawaban yang disimpan dalam 500 halaman buku ini.
3. Bisa dibilang bagian empat , bagian paling menegangkan , Strike harus bertindak cepat sebelum korban-korban baru berjatuhan. dan mengungkapkan kenyataan dibalik kasus ini

Akhir kata , ini jawaban pertanyaan saya diatas

Mom Rowling sekali lagi berhasil keluar dari Zona amannya sebagai penulis fantasi , dan bersiap menjadi seorang Ratu kriminal yang baru :D . Overall saya sangat suka bukunya , dan nggak sabar menunggu kejutan-kejutan lain darinya.

Score : 8.5/10


Thursday, September 26, 2013

RESENSI BEAUTIFUL DARKNESS - KAMI GARCIA & MARGARETH STOHL

Sinopsis :

Ethan Wate tadinya menganggap takkan pernah ada perubahan di Gatlin, kota kecil tempat tinggalnya. Lalu ia bertemu Lena Duchannes, gadis pendatang baru yang mengungkapkan dunia rahasia Gatlin. Dunia rahasia yang dihuni keluarga Lena, para Supernatural berkemampuan dahsyat. Dunia tempat terjadinya berbagai peristiwa tak masuk akal yang dapat mengubah kehidupan. Kadang bahkan mengakhirinya.

Namun, setelah kehilangan orang yang disayanginya, Lena menjauhi Ethan. Dan setelah mata Ethan terbuka terhadap sisi gelap Gatlin, cowok itu tak bisa mengabaikan dunia itu lagi. Dihantui visi-visi aneh yang hanya bisa terlihat olehnya, Ethan makin tenggelam dalam sejarah kusut Gatlin dan terperangkap dalam jaringan berbahaya jalur bawah tanah tak berujung, tempat segalanya berbeda dari yang kasatmata.



Review :

Akhirnya setelah penantian yang sangat panjang novel yang saya tunggu-tunggu ini keluar juga , butuh 2-3 tahun menunggu buku ini keluar dan sempat pasrah ga akan keluar versi indonesianya tapi terima kasih gramedia udah nerbitin buku super keren ini .

Ceritanya sendiri berlanjut dari seri pertamanya , dimana setelah macon meninggal , akan muncul ramalan baru tentang ulang tahun lena ke tujuh belas dimana ia dipaksa sudah harus mengklaim dirinya menjadi terang atau gelap . Nggak cuma itu , akibat kematian macon , hubungan Lena dan Ethan malah semakin jauh . Lena terjebak dalam kesedihannya karena kematian Macon , ia mulai menolak untuk kembali sekolah ,tidak mau melakukan kelting( semacam telepati ) dengan Ethan seperti yang biasa mereka lakukan .

Keadaan bertambah ruwet dengan datangnya seorang tokoh baru , John breed yang membuat hubungan lena dan ethan semakin renggang. Lena malah semakin dekat dengan John yang ternyata turut serta membawa Ridley kembali ke Gatlin.  kehidupan lena mulai berubah ia mulai melakukan sedikit pembalasan kepada orang-orang yang menyakitinya dulu dan akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke sebuah tempat atas saran john , sebuah tempat bernama Aral Agung , tempat dimana tidak ada caster gelap ataupun terang , tempat terkuat . tapi tanpa disadari Lena disana sudah menanti kegelapan yang teramat jahat.

Ethan yang berusaha mengembalikan Lena ke pelukannya malah mendapat banyak pengelihatan aneh dan akhirnya banyak rahasia tentang ibunya mulai terbongkar . Dibantu dengan Link dan Liv , mereka berusaha menyusul Lena ke Aral Agung mencegah kegelapan terjadi .

Buku kedua seri Caster Chronicles mengambil alur yang cukup lambat dan cenderung membosankan di awal-awalnya . Pembaca diajak berdilema bersama Lena maupun Ethan , merasakan kesedihan Lena maupun kegalauan Ethan karena retaknya hubungan mereka . Seolah sadar alurnya mulai membosankan , Kami dan Margareth membawa pembaca masuk ke inti2 masalah di buku kedua .

Cerita mulai seru saat Ethan mengetahui rahasia ibunya dan paman Lena , Macon dimana akhirnya ia bersama Liv , seorang Keeper yang sedang magang di perpustakaan Marian dan Link harus menyusul Lena ke aral agung .

Terowongan Caster sangat berbahaya apalagi untuk Mortal dan keeper tanpa kekuatan seperti mereka . Banyak bahaya seperti penghuni dunia bawah maupun Vex , makhluk rendahana jahat yang dikontrol oleh seorang caster gelap yang cukup kuat , tidak hanya itu kawanan Hunting dibantu oleh Larkin juga menunggu di dalam terowongan gelap ..

Penambahan tokoh disini saya rasa cukup sesuai , John membuat pembaca bertanya-tanya siapa dia sebenarnya dan Liv yang pintar dan tidak bisa tinggal diam seperti marian .Hingga akhir cerita hanya satu karakter yang masih menjadi twist untuk buku berikutnya

Secara cerita , 75% keren banget buku ini dan membuat saya benar-benar jatuh hati kepada buku setebal 520 halaman ini bahkan kalo kebanyakan orang sudah menentukan novel yang sesuai dirinya seperti Harry Potter , Lord of the rings , Twillight saga dll saya langsung memilih novel ini ..

Saya jamin buku ini akan lebih seru dari buku pertamanya , banyak hal nggak terduga akan terjadi disini , banyak yang hebat akan kehilangan kekuatannya atau malah yang Mortal sekarang memiliki kekuatan , dan juga munculnya karakter2 berkekuatan luar biasa .. Banyak rahasia akan terbongkar disini dan yang mati akan kembali lagi

Pada akhirnya novel ini , sangat layak untuk dimiliki dan diikuti serinya :)

akhir kata saya punya beberapa saran kalau-kalau pihak Gramedia membaca tulisan ini agar memperbaiki lagi cover novel-novel terbitannya karena saya sering mendengar keluhan tentang covernya terutama novel ini .. Terima kasih

Saya masih menunggu seri ketiganya semoga diterbitkan juga

Score : 9/10



Tuesday, September 17, 2013

[ RESENSI ] UNWIND : Mempertanyakan Kemanusiaan di dunia yang kejam



  • Ukuran : 13.5 x 20 cm
  • Tebal :  456 halaman
  • Terbit : Agustus 2013
  • Cover : Softcover
  • ISBN : 978-979-22-9802-4
  • No Produk : 32201130006
Sinopsis :

Orang tua Connor ingin menyingkirkannya karena ia selalu menimbulkan masalah. Risa tidak punya orang tua dan akan menjalani pemisahan raga untuk mengurangi beban panti asuhan . Pemisahan raga Lev sudah direncanakan sejak ia lahir , bagian dari agama orangtuanya.

Dipertemukan nasib dan dipersatukan keputusasaan , ketiga remaja ini melakukan perjalanan penuh bahaya tahu bahwa nyawa merekalah taruhannya.

Jika bisa bertahan hidup sampai ulang tahun ke-18 , mereka selamat. Tetap , ketika setiap bagian tubuh mereka dari tangan sampai jantung diincar dunia yang menggila , 18 terasa amatlah jauh

  • --------------------------------

  • Luar Biasa menyentuh hati itulah kesan pertama saya ketika saya menyelesaikan membaca buku ini . Neal Shutersman berhasil menyampaikan pesan di dalam novel bergenre dystopian ini. Dan hal lain yang terpikir dibenak saya adalah nilai-nilai kemanusiaan di dunia sekarang ini .

    Cerita dibuka oleh Connor , mengambil sudut pandang orang ketiga , Connor adalah anak yang bermasalah , sering berantem di sekolahnya hingga akhirnya orang tuanya memutuskan untuk menyetujui perjanjian pemisahan raga yang tanpa sengaja diketahui oleh connor. Ditengah kegalauan , ia berusaha membalas orang tuanya dengan bersikap baik dengan tujuan agar mereka menyesal sudah menandatangani perjanjian yang tidak akan bisa dibatalkan itu , tapi ternyata itu membuat ia merasa bersalah hingga akhirnya memutuskan untuk kabur dan menjadi seorang desertir / pembelot . Ia sempat mengajak kekasihnya Ariana untuk kabur tapi ternyata Ariana menolaknya dan akhirnya ia harus berjuang sendiri mempertahankan raganya. 

    Belum lama melarikan diri , ia nyaris tertangkap namun untunglah seorang supir truk menyelamatkannya dan membawanya pergi sejauh mungkin . Tapi kebahagiaan connor tidak bertahan lama karena tak lama kemudian ayahnya yang diikuti oleh polisi juvey , polisi yang mengurusi urusan unwind. Di tengah ancaman tertangkap , ia harus memutuskan untuk pasrah atau mengambil jalan lain yaitu kabur . Dan akhirnya ia memutuskan untuk kabur 

    Cerita berganti ke seorang anak yatim piatu yang sangat berbakat , Risa , ia adalah seorang pianis yang mampu memukau banyak orang dalam konser yang diadakan yayasan panti nya . Tapi kebahagiaan risa tidak bertahan lama , seminggu setelah konsernya , kepala sekolah beserta kedua orang asing lainnya memanggilnya dan mengatakan padanya bahwa inilah akhir hidup indahnya dan ia akan menjadi unwind. Risa yang tidak mengerti memutuskan untuk pasrah dan pergi bersama teman-temannya yang 'terpilih' juga sebagai unwind. Namun keadaan hari itu membuat ia harus memutuskan dengan cepat. 

    Kemudian cerita berganti ke sudut pandang seorang anak kecil yang dibesarkan secara religius oleh keluarga yang takut akan Tuhan. Di ulang tahunnya yang ketiga belas , Lev , akan dijadikan 'persembahan' suci untuk Tuhan dengan menjalani pemisahan raga. Dengan segenap keyakinan bahwa pilihannya benar ia mengikuti Pastor Dan , pastur yang akan mengantarnya ke tempat para persembahan lainnya berkumpul tapi keadaan dijalan hari itu membuatnya terjebak dalam kebingungan . Seorang anak laki-laki yang ia tidak kenal menjadikannya sandera dan tidak hanya itu bahkan pastur dan , malah menyuruhnya kabur bersama anak laki-laki itu. 

    Dan akhirnya bertiga harus bahu membahu di jalan yang berbeda sekaligus sama , untuk memperjuangkan hidup mereka , dan juga ratusan bahkan ribuan anak yang senasib dengan mereka ..

    Unwinding yang dimaksud disini adalah pemisahan raga secara sadar dengan bantuan alat sehingga semua organ tubuh yang akan ditransplantasikan akan berfungsi dengan baik. Unwind sendiri ini adalah program perdamaian sekaligus pencegahan pembunuhan pada bayi yang baru lahir , tidak hanya itu mengurangi populasi remaja nakal atau membantu mereka yang tidak sempurna fisiknya menjadi lebih sempurna. Tapi pada kenyataannya , uanglah yang bermain. Organ tubuh dijual belikan dengan harga mahal , menyedihkan.

    Buku ini ditulis dengan alur yang cepat , dengan gaya bahasa yang memang remaja banget dan asik untuk dinikmatin. Pembaca dibawa masuk ke dunia yang sangat kejam , dimana pemisahan raga adalah hal legal. Pembaca dibuat juga berpikir bahwa hal-hal kejam ini mungkin saja terjadi di dunia walau dengan cara berbeda , sehingga secara tidak langsung pembaca diajari untuk saling memperhatikan satu sama lain. 

    Konflik yang disajikan tidak melulu hanya seputar unwind tetapi ada juga konflik internal di dalam kubu anak-anak unwind yang sementara selamat yang pada akhirnya membahayakan mereka semua disana sekaligus merubah jalan hidup beberapa orang. 

    Ada sebuah adegan yang begitu mengena di kepala saya , dan adegan itu dilihat dari sudut pandang Lev . Lev yang yang saat itu kabur dan bertemu dengan Cyrus Finch , seorang anak yang diselamatkan berkat proses unwinding. Ternyata benak anak yang mengikuti unwind masih ada dan terus menghantui Cyrus yang membawanya menuju sebuah kota kelahiran anak unwind itu , dan disana sebuah adegan menyentuh membuat saya benar-benar tersentuh banget , anak itu tiba-tiba menangis , berjanji dan memohoh agar orang tuanya  tidak mengirimnya ke pemisahan raga sementara ia tidak tahu bahwa ia sudah dipisah raganya , orang tuanya hanya menangis penuh penyesalan . Tapi keadaan tidak mungkin dikembalikan anak itu sudah menjadi korban. benar-benar nyesek banget bacanya ;(

    Nggak cuma itu , kita diajak melihat proses unwinding salah seorang tokoh disini , yang ternyata sangat menyesakkan sampai akhir hidupnya . Jangan bayangkan pemisahan raga ini sebagai mutilasi karena ini jauh lebih halus tapi sekaligus lebih kejam dari mutilasi. Si unwind akan dibawa ke lab kemudian ia akan disuntikan obat dan dipasangkan alat di tubuhnya . Kemudian dengan tersadar dan terus diajak bicara ia , organ tubuhnya akan diambil satu per satu hingga akhirnya otak adalah bagian terakhir yang diambil sekaligus menutup hidupnya. Benar-benar menyesakkan dan menyedihkan saat membaca part ini . 
    Si korban akan sadar , dan diajak untuk flashback ke ingatan-ingatannya di masa lalu hingga akhirnya ia sampai di ingatan pertamanya dan ingatan terakhirnya. 

    Terdengar kejam ? Sadis ? Memang ! Buku ini sangat kejam menguras emosi dan perasaan pembacanya yang membuat pembacanya menangis tersentuh ketimbang muak atau jijik seperti saat menonton film thriller .

    Apakah buku ini sangat layak untuk dibaca ? Tentu saja ! Sangat layak ! Dengan cerita yang bagus , makna yang indah , novel fiksi ini mengajarkan kita lebih banyak dari yang kita kira. 

    Nilai dari saya 9.0/10

    Akhir kata ada sebuah kutipan dari Pastor Dan kepada Lev 

    Lev " Apakah kau kehilangan imanmu ? "
    Pastor Dan " Tidak . Hanya keyakinanku. Aku masih sangat percaya pada Tuhan tapi bukan Tuhan yang membenarkan persembahan manusia "


Saturday, July 27, 2013

REVIEW : [ MOVIE ] THE CONJURING

Review : THE CONJURING 
(beware : Contain Spoiler )

Wanna play hide and clap ??

-----------------------------

The Conjuring menceritakan tentang sepasang suami istri yang berprofesi sebagai paranormal terkenal, Ed Warren (Patrick Wilson) dan Lorraine Warren (Vera Farmiga) atau dikenal sebagai The Warrens.

Pasangan ini kali ini harus menangani salah satu kasus terberat sepanjang karir mereka yakni mengusir hantu di sebuah rumah di pedesaan Rhode Island.

Rumah tersebut saat ini ditempati oleh pasangan Ron Livington dan Lili Taylor bersama anak mereka yang mulai merasakan kejanggalan semenjak menempati rumah tersebut.

---------------------------

Sejujurnya saya sendiri baru tahu film ini awal Juli ini , dan bukan jadi film yg ditargetin untuk di tonton bulan ini . Tapi begitu menonton Trailernya , mendadak saya tertarik banget untuk nonton film ini . Pasalnya dari trailernya emang cukup spooky , ditambah embel2 nama Wan , si pembuat Insidious yang emang jadi film horror yang bikin saya jerit di dalem bioskop. 
Dan bersyukur banget Conjuring tayang di Indonesia ga perlu di Bulan Agustus ( setelah lebaran ) karena biasanya film horror jarang banget tayang cepet apalagi di bulan ramadhan gini . 
Dan setelah saya nonton kemaren saya puas banget nonton film ini , berikut data2 ( gayanya pake kata data ) yang akan saya sampaikan :

1. Karena ini adalah Film dari james wan juga , maka otomatis akan ada compare antara Insidious dan Conjuring sendiri mana yang lebih seram . Dan menurut saya dari skala 1-10 , tingkat serem dari Insidious adalah 7 sedangkan Conjuring adalah 8.
2. berlatar tahun 70-an otomatis filmnya akan berkesan klasik menambah horror film ini , walau ga terlalu mengandalkan unsur dark , tapi nuansa dan suasana latar film mendukung bulu kuduk anda untuk berdiri
3. Kemunculan hantu dan gangguan yang intensif menambah keseruan , memaksa anda untuk tidak nyaman duduk atau tidak tahan untuk berteriak adalah kunci film ini berbarengan dengan musik latar yang seram .
4. Untuk endingnya sendiri menurut saya agak antiklimaks tapi memang untuk ukuran film bertema ' exorcism ' endingnya bisa dibilang END bener2 selesai bukan Ngegantung seperti di film exorcism lainnya seperti Last Exorcism , The Devil Inside ..
5. Dari Story sendiri sebenernya cukup kuat plotnya , terjalin dengan baik dan cukup jelas . [ SKIP THIS PART CAUSE CONTAIN SPOILER ] Cuma ada bagian mengambangnya saat Judy , anak Lorainne dan Ed diganggu oleh hantu , bahkan penekanan jangan dekati ruangan ini agak sedikit annoying karena pada akhirnya ga keexplore padahal saya malah penasaran kalo Judy masuk ke ruangan itu karena dia penasaran dengan si boneka hantu nya . 

Oke Sekian sekilas data dari saya pesan2 saya sebelum anda menonton film ini

1. If someone invite you to play hide and clap , ignore it please !! Clap clap
2. After you watch this movie , dont sleep more than 3 A.M
3. If someone try to turn the playbox , do not follow to see what he see later .

Score : 9.4/10

Sunday, July 21, 2013

UNTITLED

Sinopsis :

Menjelang ulang tahunku ke-17 aku mulai bermimpi aneh yang selalu berlanjut di hari berikutnya. Mimpi itu absurd banget karena di sana aku berada di sebuah jalan raya yang besar . Disekelilingku hanyalah lautan kegelapan , sementara satu-satunya cahaya berada di ujung lain jalan ini dan aku tidak pernah sampai diujungnya.

Semua semakin aneh , dua malam sebelum aku genap berusia 17 tahun , akhirnya aku semakin dekat dengan cahaya yang kutuju selama ini. Aku mulai melihat bayang-bayang perkotaan , gedung-gedung tinggi , dengan sebuah gerbang besar melindungi kota tersebut.

Lalu semua mulai menjadi jelas tepat saat aku sampai di tempat tersebut. Dan semua pertanyaan , rahasia mulai terungkap disini . Siapakah aku ? Alasanku berada disini mulai terjawab. Dan semua itu membuatku merinding .

Karena rahasia terbesar itu adalah aku seorang yang terpilih untuk menghentikan invasi iblis ke dunia manusia sekaligus menyelamatkan dunia roh dari kepunahan selamanya .

Sanggupkah aku ??