New Book In Home

  • City Of Bones - Cassandra Clare
  • Shadow And Bone - Leigh Bardugo
  • Rise of The Evening Star - Brandon Mull
  • Grip of The Shadow Plague - Brandon Mull
  • City of Ashes - Cassandra Clare
  • City Of Glass - - Cassandra Clare
  • Serpent Shadow - Rick Riordan
  • Ruby Red - Kerstin Gier
  • Nicholas Flamel #1 - The Alchemist - Michael Scott
  • Nicholas Flamel #2 - The Magician - Michael Scott
  • Nicholas Flamel #3 - The Sorcerers - Michael Scott
  • Nicholas Flamel #4 - The Necromancer - Michael Scott
  • Nicholas Flamel #5 - The Warlock - Michael Scott

Sunday, December 29, 2013

RESENSI : THE CUCKOO'S CALLING ( DEKUT BURUNG KUKUK )

Yup , akhirnya selesai juga membaca buku ini dan tiba waktunya menulis resensi tentang buku yang ditulis oleh penulis terkenal JK ROWLING yang menggunakan nama alias sebagai ROBERT GALBRAITH .

Oke , pertama saya mau memberikan apresiasi buat mom Rowling yang lagi-lagi mampu memukau saya di buku terbarunya , The Cuckoo's Calling.

Setelah novel Fantasi terbesarnya , Harry Potter selesai tentu banyak anggapan ia akan kesulitan menulis novel bergenre sama yang akan lebih besar lagi dari Harry Potter atau ada anggapan ia akan sulit keluar dari zona amannya di dunia fantasinya .

Nyatanya ? Ia menulis sebuah buku bergenre politik yang khas dengan isu politik , konflik , perebutan kekuasaan , The Casual Vacancy , yang ternyata ditulis dengan pintar dan memukau.

Kemudian , tidak sampai setahun , secara mengejutkan ia mengeluarkan sebuah novel bertemakan kriminal dan detektif , satu pertanyaan yang muncul di benak saya adalah " Apakah dia bisa membangun sebuah plot kriminal dilengkapi dengan konflik yang lebih pelik ? "

Dan Jawabannya saya temukan hari ini , setelah saya selesai membaca novel ini .

Pertama , novel ini mengingatkan saya bahwa saya pernah menyukai novel-novel bertemakan krimanal dan detektif dahulu. Saya pernah menggemari karya-karya dari Ratu Kriminal , Agatha Christie dan saat membacanya saya kembali dibawa kemomen-momen itu walau dengan narasi yang lebih dewasa dan lebih masa kini.
Kedua , Rowling berhasil menghidupkan satu karakter detektif baru , Cormoran Strike setelah selama ini karakter Sherlock , Hercule Poirot mendominasi . Bagi saya , ini awal yang bagus mengingat mungkin saja ada seri berikutnya.

Oke masuk ke masalah bukunya .

Sebelumnya saya mau menjelaskan bahwa buku ini terbagi ke dalam 5 bagian + 1 epilog ( yaiyalah , epilog cuma satu -__- #abaikan )

Alur : Alurnya sangat lambat di awal , membuat saya seringkali menguap saat membacanya , atau seringkali tidak tahan untuk menutup bukunya dahulu sambil melakukan aktivitas lain. Tapi semakin anda membuka buku ini jauh lebih dalam , jauh lebih dalam , anda akan terhipnotis dengan ketegangan yang terbangun di belakangnya.

Plot : Plot yang indah untuk sebuah novel debutan dari seorang penulis novel fantasi. Sedari awal kita diberikan premis bahwa Lula Landry bunuh diri dan premis itu terus tertanam sampai di di pertengahan buku yang membangun twist baru , ' kalau bukan bunuh diri , siapa pembunuhnya ' . Nggak cuman itu sedari awal kita diajak ikut berpikir mengenai siapa pembunuhnya , tanpa ada satu kunci terangpun yang menunjukan siapa pelakunya , everyone possible to kill her . Dan apakah benar Lula dibunuh , atau tidak dapat ditemukan di akhir buku ini . saya ga mau spoiler ke pembaca :)

Solving : Bisa dibilang endingnya antara memuaskan dan  tidak antiklimaks. Memuaskannya karena hasilnya sesuai dugaan saya di awal , tinggal satu , kenapa .. Dan disitulah antiklimaksnya menurut saya , entah karena saya berharap penyelesaian yang spesial atau lebih membuat kejutan , tapi penyelesaiannya agak terlalu umum dan dengan trik yang biasa saya baca di novel Agatha Christie . Oh , I wish something different and shocking solving seperti saat saya membaca Buku Catatan Josephine dari Agatha Christie .

Tapi ya sudahlah , ini adalah novel debut , kalau ada satu dua kekurangan iu sangat biasa . Ditambah kecerdasan di plot yang patut diapresiasi .

Tapi saya menarik 3 kesimpulan yang mungkin berguna untuk pembaca :

1. Karena alur yang cenderung lambat , di dua bagian pertama buku ini ditambah beberapa bab di bagian ketiga cenderung membosankan. Itu saya rasakan saat saya berkali-kali menutup buku ini karena mata saya terlalu lelah . Tapi mungkin juga karena font yang dipakai terlalu kecil , membuat mata cepat lelah membacanya.
2. Memasuki pertengahan bagian ketiga , saat ada tokoh penting yang muncul , ketegangan mulai terbangun , yang membuat saya pribadi ingin cepat-cepat mengakhiri buku ini dengan mengetahui semua jawaban yang disimpan dalam 500 halaman buku ini.
3. Bisa dibilang bagian empat , bagian paling menegangkan , Strike harus bertindak cepat sebelum korban-korban baru berjatuhan. dan mengungkapkan kenyataan dibalik kasus ini

Akhir kata , ini jawaban pertanyaan saya diatas

Mom Rowling sekali lagi berhasil keluar dari Zona amannya sebagai penulis fantasi , dan bersiap menjadi seorang Ratu kriminal yang baru :D . Overall saya sangat suka bukunya , dan nggak sabar menunggu kejutan-kejutan lain darinya.

Score : 8.5/10


No comments:

Post a Comment